Obat Herbal Gondok Tiroid K-Muricata & Amazon Plus

Obat Herbal Gondok Tiroid – Gondok kadang-kadang juga disebut sebagai “tiroid yang kurang aktif” yang merupakan keadaan dimana produksi hormon tiroid tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tubuh, sehingga menimbulkan berbagai gejala. Kondisi ini bisa disebabkan karena tubuh kekurangan yodium, masalah pada fungsi kelenjar pituitari atau hipotalamus, atau masalah kelenjar tiroid itu sendiri. Gondok dapat didiagnosis secara akurat dengan tes fungsi tiroid dan biasanya berhasil diobati dengan hormon tiroid sintetis.

Kelenjar tiroid adalah bagian dari sistem endokrin – jaringan dari 10 kelenjar penghasil hormon yang membantu mengatur sebagian besar fungsi dalam tubuh. Terletak di tengah leher tepat di bagian depan leher. Tugas tiroid adalah membuat hormon tiroid, yang disekresikan ke dalam darah dan kemudian dibawa ke jaringan di sekitar tubuh. Hormon tiroid membantu tubuh menggunakan energi, dan menjaga otak, jantung, otot, dan organ lain bekerja sebagaimana mestinya. Kelenjar tiroid yang berfungsi dengan baik sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, oleh karena itu jagalah dengan obat herbal gondok alami yang akan dibahas dalam artikel ini.

Fungsi kelenjar tiroid diatur oleh kelenjar pituitari – kelenjar endokrin kecil yang melekat pada dasar otak. Kelenjar pituitari menghasilkan hormon perangsang tiroid (TSH), yang merangsang kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon tiroid sebagai respons terhadap kebutuhan tubuh. Kelenjar pituitari pada gilirannya diatur oleh hipotalamus – area kecil otak tepat di atas kelenjar pituitari. Hipotalamus menghasilkan hormon pelepas tirotropin (TRH), yang merangsang kelenjar pituitary untuk melepaskan TSH.

Tanda dan Gejala Gondok

Gondok kadang-kadang disebut sebagai penyakit “sunyi” karena gejala awal berkembang perlahan selama bertahun-tahun dan mungkin sangat ringan sehingga tidak diketahui. Gejalanya juga bisa sangat mirip dengan yang dihasilkan oleh kondisi medis lainnya, terutama pada orang tua dan orang-orang yang mengalami depresi. Orang dewasa yang mengembangkan gondok mungkin memiliki lebih dari satu gejala berikut, seperti:

  • Tubuh merasa lemah dan mudah lelah
  • Berat badan yang terus menurun
  • Kurang nafsu makan
  • Rambut menjadi kering
  • Kuku yang mudah rapuh
  • Kulit menjadi kering atau kasar
  • Tidak tahan terhadap cuaca dingin
  • Sering mengalami kram pada otot
  • Sembelit
  • Perubahan perilaku seperti depresi atau mudah tersinggung
  • Perubahan siklus haid pada wanita
  • Mudah lupa atau menjadi pelupa
  • Kehilangan gairah seks atau
  • Detak jantung yang melambat
  • Terjadi perubahan suara seperti suara serak
  • Kelenjar tiroid yang membesar

Gejala pada setiap orang bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan dan tergantung pada luas dan durasi gondok. Meskipun gondok terutama terjadi pada orang dewasa, hal ini juga dapat terjadi pada bayi, anak-anak, dan remaja. Bayi dengan gondok mungkin memiliki sedikit tanda dan gejala. Jika gejala hadir, mereka mungkin termasuk:

  • Menderita penyakit jaundice atau kuning yang menyebabkan perubahan warna kulit dan putih mata menjadi kuning
  • Sering tersedak
  • Lidah yang membesar dan menonjol
  • Wajah mengalami pembengkakan
  • Mengalami kesulitan saat makan
  • Gagal berkembang tidak seperti yang seharusnya
  • Sembelit
  • Kelemahan pada otot
  • Sering merasakan kantuk yang berebihan

Anak-anak dan remaja yang mengembangkan hipotiroidisme umumnya mengalami tanda dan gejala yang sama dengan orang dewasa namun mungkin juga memiliki hal berikut:

  • Lambatnya laju pertumbuhan, seringkali anak-anak tidak memiliki tinggi yang seharusnya
  • Tertundanya periode pubertas
  • Tertundanya pertumbuhan gigi
  • Mengalami gangguan perkembangan mental

Faktor Risiko Gondok

Gondok dua kali lebih umum terjadi pada wanita daripada pria. Hal ini paling sering terjadi pada usia paruh baya atau lebih tua, mempengaruhi sekitar 10% wanita yang berusia di atas 60 tahun. Riwayat keluarga masalah tiroid membuat seseorang lebih rentan terhadap gondok seperti halnya obesitas dan naiknya kadar kolesterol darah. Sebagian besar orang yang mengalami gondok tidak memiliki faktor risiko yang diketahui. Namun, orang dengan penyakit autoimun termasuk lupus eritematosus sistemik (SLE), rheumatoid arthritis, diabetes tipe 1, penyakit Addison dan anemia pernisiosa berisiko tinggi mengembangkan kondisi ini.

Penyebab Gondok

Ada dua tipe utama penyakit gondok yaitu primer dan sekunder. Berikut masing-mmasing penyebabnya:

  • Gondok primer

Bila proses penyakit bekerja secara langsung pada kelenjar tiroid yang mengurangi produksi hormon, ini disebut hipotiroidisme primer. Tiroiditis (radang kelenjar tiroid) adalah penyebab paling umum gondok primer; Dan jenis tiroiditis yang paling umum adalah tiroiditis Hashimoto. Ini adalah kelainan autoimun bawaan – di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan tiroid yang menyebabkan peradangan, yang akhirnya menghancurkan kelenjar. Tiroiditis Hashimoto sering menyerang wanita setelah melahirkan. Penyebab lain gondok primer meliputi:

  • Operasi pengangkatan kelenjar karena kanker atau kelainan lainnya
  • Yodium radioaktif yang digunakan untuk mengobati tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat merusak kelenjar tiroid
  • Hipotiroidisme kongenital (juga dikenal sebagai kretinisme), mempengaruhi satu dari 4000 bayi yang tidak memiliki kelenjar tiroid yang berfungsi dengan benar.
  • Infeksi virus atau bakteri yang dapat menekan atau menghentikan produksi hormon tiroid. Terkadang ini bisa menjadi permanen
  • Beberapa obat yang menginduksi hipotiroidisme sementara; Sebagai contoh, lithium, yang digunakan untuk mengobati beberapa penyakit jiwa
  • Pola makan yang kekurangan yodium (mineral penting untuk produksi hormon tiroid yang ditemukan dalam makanan laut, rumput laut, tanaman yang ditanam di tanah kaya yodium dan garam beryodium)
  • Bahan kimia industri tertentu telah diketahui dapat menyebabkan gondok
  • Gondok sekunder

Gondok sekunder jarang terjadi dan timbul dari kelenjar pituitari yang tidak menghasilkan cukup hormon perangsang tiroid (TSH). Hal ini dapat disebabkan oleh kelainan atau proses penyakit yang mempengaruhi kelenjar pituitari (misalnya: tumor di bawah otak). Terkadang masalah di hipotalamus, bagian otak yang mengendalikan keseluruhan sistem endokrin, juga bisa mengakibatkan gondok.

Komplikasi Gondok

Gondok yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama tanpa pengobatan bisa berkembang menjadi kondisi yang disebut myxoedema. Ini adalah bentuk penyakit langka dan berpotensi fatal dimana gejalanya bisa mencakup lidah yang membesar, wajah bengkak, suara serak dan kelesuan yang ekstrim, yang bisa berlanjut menjadi koma atau tidak sadarkan diri. Myxoedema memerlukan pengobatab rawat inap dan pengobatan dengan hormon tiroid yang diberikan secara langsung ke pembuluh darah. Meskipu terlihat sepele, gondok memerlukan pengobatan yang tepat agar kesembuhan lebih optimal.

Mengobati Gondok Secara Alami dengan Obat Herbal Gondok Tiroid K-Muricata & Amazon Plus

Penyakit gondok dapat disembuhkan dengan pengobatan menggunakan obat herbal gondok tiroid yang terdiri dari Amazon Plus dan K-Muricata, kedua obat herbal ini sangat aman untuk dikomsumsi karena kandungan didalamnya menggunakan bahan-bahan alami berkhasiat yang diambil dari alam. Berikut khasiat dari keduanya:

K-Muricata

Obat Herbal Gondok Tiroid

K-Muricata adalah obat gondok alami yang mengandung tumbuhan keladi tikus dan daun sirsak. Kombinasi dari keduanya menghasilkan senyawa alami yang dapat mengatasi gejala gondok serta meningkatkan produksi hormon tiroid yang dibutuhkan oleh tubuh. Daun sirsak dan keladi tikus merupakan obat tradisional gondok yang terbukti ampuh untuk mengobati penyakit gondok ini secara alami sejak dahulu kala.

Amazon Plus

Obat Herbal Gondok Ampuh

Amazon Plus adalah obat herbal gondok tiroid yang di dalam kandungannya terdapat Manggis, Tomat, Acai Berry, Blueberry, Delima Merah, Tomat dan Buah Zaitun. Amazon Plus dapat membantu sistem metabolisme tubuh, sehingga tubuh dapat dengan mudah menyerap vitamin, yodium, mineral, protein dan juga manfaat dari K-Muricata.

Sumber: www.bliherbal.com/obat-gondok-herbal-k-muricata/

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *